Tulisan ini untukmu, aku tau kau sangat mencintainya. Aku tidak tau ini kesalahan siapa dan kenapa harus terjadi. Entah ide darimana pula aku bisa-bisanya menjadi orang lain yang kemudian kamu percaya. Aku tau semua yang kau ceritakan, menyangkut kehidupan dan masa depanmu. Maafkan aku, aku berjanji tak akan menceritakannya kepada yang lain.
Meski begitu, kamu sempat berbohong juga padaku, tentangnya. Tapi aku yakin memang di antara kalian ada sesuatu. Kadang aku merasa jadi orang ketiga, dan terkadang aku juga merasa ini bukan kesalahanku, toh aku sudah pernah bertanya tentang hal ini, tapi kamu seolah menutupinya. So, do I have something wrong? I just do my best chance you gave me.
Saat menjadi pendengarmu, aku merasa geram tatkala kau sebut dia pembohong besar, peselingkuh, dan lain-lain. Karena jujur saja aku menemukan hidupku dengannya. Tapi yaa,.. aku juga mengerti kenapa kamu bersumpah serapah seperti itu. Dan seharusnya jika benar-benar kau mencintainya kamu tidak akan membiarkan orang lain merusak kehidupanmu, bahkan kamu jadikan alasan mengalah kepadaku.
Aku bisa ngerti segimana sakitnya, anggapanmu di PHP-in. Tapi bukan berarti ini salah dia, tetap saja kamu punya kesalahan besar, dan aku tau itu. Aku anggap ini cara Tuhan menyayangi dia, memberikan yang pantas baginya. Hey,... jika suatu saat aku putus dari dia, aku gak rela dia kembali sama kamu. Aku akan jadi mantan yang baik asal dia bukan sama kamu. Oh ya, soal yang satu itu aku punya rencana bicara empat mata sama kamu, sabar ya!.
Jangan bilang-bilang soal karma lagi, kamu sudah dapat karma nya.
No comments:
Post a Comment