Sunday, 9 February 2014

Unknown

Siapa wanita nya yang sanggup sendiri terus menerus? siapa dia yang sanggup tetap bertahan untuk hal tidak pasti? Terkadang mereka (wanita) bersumpah tapi tetap lemah, tetap menangisi kata-kata yang menjadi kenangan. Katanya hidup ini pilihan, life is a choice , too many choices yet still we are choosing the dumbest one. Memilih suatu kesalahan untuk di ulangi berulang kali.

Melihat mereka yang so sweet dengan pasangannya , jealous much?.. yes sure!.. jealous banget rasanya. Terus apa yang ada di pikiran kita saat melihatnya? pasti mau nya kita pun seperti itu. Aku rindu dia juga Tuhan... rindu seperti itu, romantis dan romantis.

Terkadang,..tatkala kerinduan begitu besar menghampiri diri ini, hanyalah harapan yang semu membayangi. Aku takut, aku bimbang, aku tak yakin aku bisa bahagia. Dia berjanji,..yaa aku masih mengingat janji nya, senyumannya , canda tawa nya... dimana kini dia?

Aku menuliskan semua ini dengan angan melayang ntah kemana, sebuah lagu mengiringi sepinya malam ini '' Tuhan tolong aku , bisakah ku minta janganlah kau beri  sakit yang ini'' mengapa ku rasa sakit sakit sekali mencintai adam yang tak mengerti kehadiranku.

Untuk jatuh cinta saja aku mengorbankan diri, darah berceceran, luka berserakan, tangis bak hujan. Aku mencoba mencari arti nya di balik semua ini, tak apa jika akhirnya bertemu bahagia. Berulang kali di hempaskan cinta, di singgahi dan di tinggalkan semaunya, tapi Tuhan masih samar-samar memberikan jawaban.


Duhai sepi, bawalah aku sesukamu, mainkan aku dengan irama mu, ciptakan sebuah lagu atas kegagalanku, biarkan semua orang tau. Mungkin aku diam, tapi tak berarti mati. Aku akan terus mencari siapa yang pantas mengetahui arti kehadiranku.

Sekedar mimpi di malam ini, aku akan tetap merindukanmu! FEBRUARY.

No comments:

Post a Comment