Tuesday, 13 May 2014

SAKIT HATI KETIKA AWAL BELAJAR MENULIS CERPEN.


Hehehe, ... cuma bisa tertawa depan laptopku yang sudah mulai rajin ngadatnya.
Setiap hari, aku mencoba untuk tetap menulis. Menganggap ini adalah kebutuhan sehari-hariku. Jika tak menulis, maka seperti tak makan. Laparrrr ... dan harus makan.

www.wiseinkblog.com 
Menulis adalah hobbyku semenjak SD. Ketika di SMP mulai terbiasa dengan mengikuti lomba. Sayangnya cerpen pertamaku di tolak dipajang di Mading oleh Pengurus Mading sialan. Ya ... emang sialan, karena dari hari ke hari hanya tulisan staffnya saja yang berjejer, hanya dari orang-orang berkelas saja yang ditampilkan meskipun itu karya nya sampah, alias gak bermutu.

Banyak karya yang oleh Guru diapresiasi dengan baik, namun begitu tiba ke pengurus Mading, dengan seenaknya di sisihkan. Not qualified. Hah, ... sangat menyebalkan.

Nama-nama itu ditulis di hati, namanya tercantum di otak hingga detik ini. Hinaan dan celaan pada karya pertamaku itu benar-benar membuatku marah. Meskipun pada akhirnya karyaku menang sebagai juara pertama di Lomba HARDIKNAS. Tak urung juga niatku untuk membalas dendam.

Ini hanya kenangan, dan kenangan yang membuat aku harus lebih baik lagi. Tapi mungkin saja ini pelajaran yang bagus, jika sewaktu-waktu mengirimkan naskah ke redaksi dan ditolak mentah-mentah. Semoga saja tidak kejadian. Hehe ... Salam Pena.

Zahraa Senjaa.


No comments:

Post a Comment